Minggu, 11 Oktober 2015

TOKO KELONTONGAN SEBUAH ALTERNATIF

Toko kelontong atau Mini Market (bahasa Inggris: convenience store) adalah suatu toko kecil yang umumnya mudah diakses umum atau bersifat lokal. Toko semacam ini umumnya berlokasi di jalan yang ramai, stasiun pengisian bahan bakar (SPBU), atau stasiun kereta api. Toko kelontong sering ditemukan di lokasi perumahan padat di perkotaan. Kebanyakan toko kelontong masih bersifat tradisional dan konvensional, dimana pembeli tidak bisa mengambil barangnya sendiri, karena rak toko yang belum modern dan menjadi pembatas antara penjual dan pembeli. Contoh toko kelontong modern yang banyak ditemukan di Indonesia antara lain adalah Circle K, Indomaret, Alfamart, dan 7-Eleven. Pengelolaan toko kelontongan secara profesional sering diabaikan terutama dalam mengelola keuangan. Pemilik toko hendaknya memisahkan antara uang pribadi dan uang toko. Pemisahan keuangan tersebut merupakan keharusan karena jika tidak akan berdampak tidak baik terhadap perjalanan toko kelontongan yang dibangun dengan susah payah. Pemisahan keuangan pribadi dengan keuangan toko akan berpengaruh terhadap perekmbangan toko. Karena akan ketahuan berapa penjualan dan berapa laba yang diperoleh setiap bulannya.
            Kita memiliki tekad yang kuat agar toko kelontongan berkembangan dengan pesat. Perekembangan toko kelontongan beragantung pada keuletan dan pengetahuan pemilik toko. Banyak cara yang sering dilakukan oleh pemilik toko kelontongan dalam upaya mengembangkan toko kelontongannya. Upaya-upaya tersebut dapat dilihat seperti berikut;
1.Menambah item atau nama barang
Setelah melakukan survey kecil-kecilan terhadap kebutuhan kebutuhan penduduk. Kita dapat menambah item atau nama barang misalanya makanan,minuman,sandal,keperluan bayi,es krim,obat-obatan,alat-alat kebersihan,alat-alat listrik,pulsa ,air galon,elpiji dan lain-lainnya.Dengan semakin banyak item barang peluang bertambahnya omset juga semakin besar.
2.Menambah segmen pasar
Amati lingkungan sekitar  dengan cermat, segmen pasar mana yang belum disentuh misalnya segmen makanan  Anak-anak, Pedagang, Anak sekolah dan lainnya-lainnya. Segmen anak-anak bisa berupa jajanan,mainan atau minuman.Untuk segmen pedagang berupa bahan keperluan dapur, plastik sedangkan segmen anak sekolah berupa alat-alat tulis.
3.Menambah jasa
Perjalanan manusia modern menginginkan serba instan serba cepat karena waktu merka sangat sedikit. Dalam pengembangan toko kelontongan beberapa hal yang bisa dilakukan seperti menambah jasa Laundry, Loket pembayaran PLN atau telkom, jual tiket dll. Haal-hal yang berkaitan dengan operasional bisa ditanyakan pada penyedia jasa yang berpengalaman termasuk di dalamnya managemen pengelolaan barang dan keuangan..
4.Memperbanyak  barang titipan
Sebagian besar barang titipan berupa makanan dalam hal ini pemilik toko tidak perlu mengeluarkan modal dan tidak beresiko jika barang tidak laku. Pemilik toko hanya menjual jika tidak laku barang dikembalikan atau diambil oleh  pemiliknya.

5.Menjadi semi agen
Maksudnya, Bila selama ini anda menjual barang secara eceran coba untuk menjual barang secara partai/grosir atau untuk dijual kembali,sasaran utamanya warung-warung kecil.Usahakan Agar harga jual anda bersaing dengan agen atau kalau beda nggak terlalu besar salah satu caranya adalah dengan belanja barang di agen minimal 1 dus atau partai besar.Anda bisa nego dengan agen langganan.Salah satu cara yang bisa anda tempuh misalnya ABC susu 1 dus anda jual rencengan isi 10 atau anda menjual minuman per dus, memang prosentase keuntungannya sedikit tapi kalau jamlah barangnya banyak keuntungannya lumayan juga.
6.Membuka Cabang
Sebenarnya apabila cara 1 sampai 5 berjalan sukses akan membuat anda semakin sibuk tidak ada waktu luang namun apabila anda tetap menginginkan lebih berkembang lagi cara yang terakhir ini bisa anda tempuh.Dengan membuka cabang tentu saja akan semakin menambah omset dan penghasilan. Anda bisa mencari lokasi lain yang lebih strategis, tentu dengan pengalaman anda selama ini akan lebih mudah dalam menentukan lokasi mana yang lebih menjanjikan. Satu hal lagi yang paling penting adalah mencari tenaga kerja yang akan mengelola toko tersebut. Yang sering saya jumpai adalah bekerja sama dengan orang terdekat misalnya saudara sendiri,sistem yang dipakai adalah bagi hasil.
Bagi setiap orang memulai bisnis seperti membuka toko kelontong menjadi impian yang menggebu, namun tidak sedikit juga yang mengalami keraguan dalam memulainya.  Selain upaya-upaya di atas berikut ada beberapa tips membuka usaha toko kelontong yang perlu dipertimbangkan dalam rangka membangun toko kelontongan yang dimpikan.

  1. Pilih lokasi yang strategis, usahakan tidak terlalu dekat jarak dengan toko kelontong atau minimarket lainnya karena bisa mendatangkan persaingan yang tidak sehat.
  2. Buatlah tempat yang menarik. Anda bisa menggunakan bagian dari rumah Anda seperti garasi atau teras rumah bahkan halaman rumah Anda untuk menekan biaya modal awal.
  3.  Gunakan etalase dan susun lah barang-barang dagangan semenarik mungkin. Besarnya etalase dapat Anda perkirakan dari berapa banyak barang yang akan Anda jual.
  4. Dapatkan agen atau distributor barang yang lebih murah dan berkualitas.  Anda disarankan untuk mensurvey sendiri beberapa agen atau distributor. Yang perlu Anda ingat adalah jangan terjebak dengan harga murah, kualitas tetap nomor satu.
  5. Susunlah daftar barang yang akan disediakan di toko kelontong Anda dan buatlah prioritas barang mana yang akan cepat laku dijual maka Anda harus mempunyai stok yang lebih banyak.
  6. Selalu cek ketersediaan barang agar stok selalu tersedia.
  7. Komitmen Anda sebagai pebisnis. Selalu datang ke toko dan melayani pelanggan dengan ramah. Walaupun Anda sudah mempunyai karyawan yang membantu, Anda tetap harus berada di toko dan melayani pelanggan, karena pada dasarnya pelanggan lebih suka dilayani oleh si pemilik toko.
  8. Pelayanan yang Memuaskan (Service Excellence). Pelayanan yang membuat pembeli puas adalah kunci yang utama. Ini dikarenakan produk yang Anda jual tidak memiliki keunikan dibanding dengan produk yang dijual kompetitor (penjual lain). 
  9. Selalu Memperhatikan Harga Jual. Dalam menjalankan bisnis toko kelontong ini, Anda harus jeli dalam menentukan harga jual. Jangan sampai harga jual barang di toko Anda lebih mahal dibanding toko lain.
  10. Membuat Komunikasi Dan Promosi. Buatlah komunikasi sederhana di dalam toko. Anda dapat menuliskan harga jual barang dalam selembar kertas dengan warna yang menarik jika yakin harga jual lebih murah dibanding kompetitor. Anda juga bisa membuat spanduk dengan tulisan “Dapatkan Harga Murah Tiap Hari Disini”. Bagaimanapun juga (secara psikologis) tulisan “Murah” akan lebih mendorong calon pembeli untuk masuk toko Anda. Pada waktu-waktu tertentu, buatlah promosi yang menarik untuk pembeli. Misalnya,”Dapatkan 1 bungkus mie instant dengan membeli beras 10 kg” atau “Kumpulkan 5 nota pembelian dengan total Rp 200 ribu dan dapatkan 1 bungkus Gula Pasir”. Tentu saja dalam membuat program promosi Anda harus melakukan perhitungan yang matang agar tidak sampai rugi.
  11. Memberikan Jasa Pengiriman. Jika pembeli berbelanja dalam junlah yang cukup besar, Anda bisa memberikan bonus jasa pengiriman barang secara gratis sampai ke rumah. Biasanya pembeli akan merasa senang jika mereka dibantu dan diperhatikan.
Toko kelontong merupakan salah satu peluang bisnis sampingan yang menguntungkan. Namun, sekarang ini sudah tidak dapat dipungkiri lagi bahwa bisnis toko kelontong mendapatkan persaingan yang sangat ketat dengan hadirnya minimarket modern .
Hal penting yang harus dilakukan oleh para pelaku bisnis toko kelontong untuk mengatasi kondisi seperti itu adalah dengan mempersiapkan strategi pemasaran. Strategi pemasaran sangat penting untuk meningkatkan penjualan barang. Semakin banyak barang terjual semakin besar keuntungan didapat. Berikut ini adalah beberapa cara meningkatkan penjualan produk toko kelontong yang dapat kita lakukan.
  1. Barang yang Anda jual di toko kelontong harus variatif. Meskipun produk yang dijual harus variatif, namun tidak perlu selengkap mini market modern, kecuali modal usaha yang Anda miliki cukup besar. Utamakan produk-produk yang banyak dibutuhkan orang seperti sembako, karena sembako merupakan kebutuhan dasar yang sangat pokok.
  2. Lakukan pembukuan secara administratif dan sederhana dengan mencatat segala biaya pembelian, hasil penjualah harian termasuk biaya yang dibutuhkan untuk transportasi, keamanan, kebersihan dan lain sebagainya. Dengan begitu pelaku bisnis bisa mengetahui berapa besar hasil pendapatan bersih dari penjualan produk toko kelontong.
  3. Memanfaatkan peluang dari jasa antar pembelian dengan kuantitas nilai pembelian tertentu. Sitem delivery juga dapat dilakukan dengan mempertimbangkan jarak lokasi yang dekat, dimana hal itu akan sangat membantu para konsumen untuk golongan rumah tangga. Dengan begitu, maka toko kelontong Anda membutuhkan kontak telepon yang bisa dihubungi oleh konsumen untuk order pesanan belanja.
  4. Mencari pasokan barang dagangan dari tempat yang lebih murah. Sumber pembelian dengan harga yang kompetitif bisa membuat nilai untuk harga jual lebih murah sehingga akan diterima dengan baik oleh para konsumen.
  5. Mengutamakan kualitas produk. Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa kualitas produk menjadi syarat utama bagi pelaku bisnis sebagai cara meningkatkan penjualan produk. Dengan produk yang berkualitas baik maka pelaku bisnis tidak perlu menunggu dalam waktu lama untuk mendatangkan banyak konsumen.
  6. Memberikan pelayanan yang memuaskan pada semua konsumen. Pada dasarnya semua konsumen adalah sama, berapapun uang yang mereka keluarkan dan berapapun produk yang mereka beli, mereka tetap mempunyai hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan terbaik. Jika pelanggan mendapatkan pelayanan yang memuaskan saat membeli produk di toko kelontong Anda, maka mereka tidak akan sungkan untuk datang lagi dan membeli dalam jumlah yang lebih besar.
Demikianlah sedikit pengetahauan dalam membangun toko kelontongan dari mulai cara membangun toko kelontongan sampai pada cara meningkatkan penjualan. 

sumber:
 https://id.wikipedia.org/wiki/Toko_kelontong.
 https://www.islampos.com/punya-toko-kelontong-begini-manajemennya-119391/.
 http://www.bisnisonlinegratisan.com/2013/11/ 
 http://www.kompasiana.com/ha-eun/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar