Berbicara
tentang toko banyak jenisnya salah satunya adalah toko pengecer . Toko pengecer dapat juga diklasifikasikan menurut
jenis produk yang dijual. Tipe pengecer penting menurut Kotler (1996), antara
lain; toko khusus, toserba, pasar swalayan, toko kebutuhan sehari-hari, toko
swalayan, dan bisnis pelayanan.
1) Toko Khusus
Toko khusus
(speciality store) adalah toko eceran yang menjual lini produk yang terbatas
dengan keanekaragaman yang lengkap dan rinci di lini tersebut. Contohnya
mencakup toko yang menjual peralatan olahraga, mebel, buku, elektronik, bunga,
atau mainan.
2) Toko Serba Ada
Toko serba
ada (departement store) adalah organisasi pengecer yang menjual aneka lini
produk, biasanya pakaian, peralatan rumah tangga, dan keperluan sehari-hari;
setiap lini dioperasikan sebagai departemen terpisah yang dikelola oleh pembeli
spesialis atau merchandiser.
Pada umumnya
toserba sekarang membuka usahanya dalam mal di pinggiran kota, dan banyak yang
menambahkan "lantai obral" untuk menghadapi ancaman diskon. Ada juga
toserba yang mengubah model tokonya atau mendirikan "butik" dan
format toko lain yang bersaing dengan toko khusus. Banyak yang mengikhtiarkan
penjualan lewat pos dan telepon.
3) Pasar Swalayan
Pasar
swalayan (supermarket) adalah toko berukuran besar, berbiaya rendah, berlaba
rendah, bervolume besar, dimana pembeli melayani diri sendiri, dan yang menjual
beraneka macam makanan, peralatan mencuci, serta produk rumah tangga.
Pasar
swalayan melakukan "pengadukan barang dagangan", dan menjual banyak
produk bukan makanan-kosmetik, peralatan rumah tangga, mainan, obat-obatan,
perkakas, video kaset, peralatan olahraga, alat-alat berkebun dengan harapan
menemukan lini produk yang dapat memperbaiki tingkat laba.
4) Toko Barang Sehari-hari
Toko barang
sehari-hari (convenient store) adalah toko kecil yang menjual barang
sehari-hari dari jenis terbatas yang laris, terletak dekat kawasan pemukiman
yang jam bukanya panjang, tujuh hari seminggu (Kotler, 1996). Toko barang
sehari-hari harus menjual dengan harga tinggi untuk menutup biaya operasional
yang tinggi dan volume penjualan rendah, tapi toko ini memenuhi kebutuhan
penting konsumen.
5) Toko Swalayan, Toko Kombinasi, dan
Hypermarket
Toko
swalayan, toko kombinasi, dan hypermarket (superstore, combination store, dan
hypermarket) semuanya lebih besar dari pasar swalayan konvensional.
a) Toko swalayan
Adalah toko
yang mempunyai ukuran hampir dua kali pasar swalayan biasa dan menjual aneka
rupa makanan yang secara rutin dibeli dan menawarkan pelayanan seperti dry
cleaning, kartu pos, tempat mencetak foto, menguangkan cek, tempat membayar
tagihan, tempat makan siang, produk perawatan mobil, dan produk perawatan
hewan. Karena keanekaragaman produk yang dijual, harga barang di toko swalayan
5 sampai 6 persen lebih tinggi dari harga di pasar swalayan konvensional.
b) Toko kombinasi (combination store)
Adalah
kombinasi toko makanan dan obat. Biasanya luasnya satu setengah kali lapangan
sepak bola, kira-kira dua kali ukuran toko swalayan.
c) Hypermarket
Adalah toko
yang amat luas (mungkin luasnya enam kali lapangan sepakbola), yang
menggabungkan pasar swalayan, toko diskon dan pengecer gudang; selain dari
produk makanan, toko ini juga menjual mebel, peralatan rumah tangga, pakaian,
dan banyak barang lain. Hypermarket beroperasi seperti sebuah gudang. Produk
dalam kotaknya disusun tinggi-tinggi di rak logam; forklift bergerak hilir
mudik selama jam buka untuk mengisi rak yang kosong. Toko ini memberikan diskon
kepada pelanggan yang bersedia membawa sendiri barang dan mebel berat keluar
tokonya.
Berdasarkan
teori diatas dapat disimpulkan bahwa kelompok toko adalah pengelompokan yang
dilakukan berdasarkan jumlah dan jenis toko serta ukuran dan jenis produk yang
dijual oleh suatu toko.
Referensi
http://panduanbisnisproperti.com/macam-macam-toko-modern








